Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 September 2012

CD Network Security & Ethical Hacking (1-2-3)


Halo, disini saya mau membagikan CD Network Security & Ethical Hacking secara gratis :)Sebenarnya CD ini sudah lama muncul, tapi mungkin ada  yang belum tau ^_^Disini sudah terdapat 3 CD sekaligus, yuk simak deskripsi dari CD ini...


Description:

=============================================================
CD1 Contents : ===================================================
1. Introduction to Information Security & Ethical Hacking
2. Basics of Networking (Tutorial for beginners)
3. Introduction
4. Hacker Vs Cracker
5. Ethical Hacking
6. Precautions
7. Current Cyber Threats
8. Desktop and Server Security
9. Windows Security
10. Hacking into Windows XP, NT
11. SAM (Security Accounts Manager)
12. Registries
13. Counter Measures
14. Linux Security
15. Hacking into Linux
16. Keyloggers – Hardware & Software
17. Anti Keyloggers
18. Trojans or Remote Administration Tools
19. Spywares
20. Viruses and Worms Introduction
21. Classification of Viruses and Worms
22. Examples of Viruses and Worms
23. Countermeasures
24. Anti Virus
25. LAN Security
26. Threats to LAN
27. Countermeasures
28. Network and File Sharing
29. Firewalls
30. Anti Virus
31. Anti Spywares
32. Nework Scanners
33. Introduction to Firewalls
34. Working of a Firewal
l35. Types of Firewalls
36. Packet Filters
37. Proxy Gateways
38. Network Address Translation
39. Intrusion Detection
40. Logging
41. Network Tools and Commands (Tutorial)
42. TCP/IP Commands
43. ARP Command
44. Trace route Command
45. Netstat Command
46. Finger Command
47. Ping Command
48. Nbtstat Command
49. Ipconfig Command
50. Telnet Command
===================================================
CD 2 Contents: =================================================== 
1. Internet Security
2. IP Addresses
3. Finding an IP Address
4. Through Instant Messaging Software
5. Through Internet Relay Chat
6. Through Website
7. Through Email Headers
8. Through Message Board Postings
9. Proxies Servers
10. Transparent Proxies
11. Anonymous Proxies
12. Distorting Proxies
13. Elite Proxies
14. Free Proxy Servers
15. Analysis of Email Headers
16. Yahoo Email
17. Google Email
18. SSL (Secure Sockets Layer)
19. IP Spoofing
20. Information Gathering for a Remote System
21. Daemon Grabbing
22. Port Scanning
23. ICMP Messages
24. Banner Grabbing
25. Sockets
26. Detection of TCP Port Scan TCP SYN Scanning
27. Detection of SYN Scans
28. SYN/ACK Scanning
29. Detection of SYN/ACK Port Scan
30. TCP FIN Scanning
31. TCP XMAS tree scanning
32. ACK Scanning
33. UDP Ports
34. Utility
35. Fingerprinting
36. OS Fingerprinting
37. Remote OS Fingerprinting
38. Attacking the System
39. Nontechnical Attacks
40. Network Infrastructure Attacks
41. Operating System Attacks
42. Technical Attacks
43. Denial of Services attacks (DOS Attacks)
44. Threat from Sniffing and Key Logging
45. Trojan Attacks
46. HTTP Request Smuggling
47. IP Spoofing
48. Cross site scripting (XSS)
49. Buffer Overflows
50. Format Bugs
51. SQL Injection's
52. Input Validation
53. Viruses & Worms
54. Spy Ware Software
55. Password Cracking
56. All other types of Attacks
57. Password Cracking
58. Password Guessing
59. Dictionary Based Attacks
60. Brute-Force Attacks
61. Default Passwords
62. Attacks on LOG files
63. Sniffer Attacks
64. Wireless & Bluetooth Security
65. Penetration Testing
66. Definition
67. Methodology
68. Basic Approaches
69. Google Hacking
70. Terminologies
71. Basic Search Techniques
72. Basic Keyword Searching
73. Phrase Search
74. + Operator Search
75. – Operator Search
76. Range Search
77. Advanced Search Techniques Site
78. Intitle, allintitle
79. Inurl, allinurl
80. Link
81. Phonebook
82. Rphonebook
83. Bphonebook
84. Daterange
85. Cache
86. Filetype
87. Robots.txt
 =================================================== 
CD 3 Contents: ===================================================  
1. Encryption & Cryptography
2. Introduction to Cryptography
3. Private Key Encryption
4. Public Key Encryption
5. DES Algorithm
6. RSA Algorithm
7. Hash Functions
8. MD5 HASH algorithm
9. Digital Signatures
10. Encyptorsetup
11. Computer Forensics
12. Introduction to Forensics
13. Digital Evidence
14. Requirements for Forensics
15. Steps taken in Forensics investigation
16. Acquisition
17. Identification
18. Evaluation
19. Presentation
20. Forensic Toolkit
21. Steganography and Data Hiding
22. Introduction
23. Digital Watermarking
24. Types of Steganography
25. In band Data Insertion
26. Data Algorithmic
27. Overt based grammar
28. Out-band Data Insertion
29. Overwriting Data Insertion
30. Steganography Tools & Applications
31. Catching Criminals
32. Cyber Terrorism
33. Forms of Cyber Terrorism
34. Factors & Reasons
35. Countermeasures
36. Challenges
37. Honey Pots
38. Definition
39. Research Honey Pots
40. Production Honey Pots
41. Low Involved Honey Pots
42. High Involved Honey Pots
43. Pros & Cons
44. Famous Honey Pots
45. Cyber Laws & IT Act India
46. IT Act 2000
47. Domain Name Disputes
48. Definitions and Laws
49. Cyber Crimes & penalties
50. Security Auditing
51. Audit Objectives
52. Risk Analysis
53. Auditing Steps
54. Previous Check
55. Planning & Organisation
56. Network Control – Policies / Stds
57. Network Control – Hardware / Software
58. Network Data Standards and Data Access
59. Hardware and Software Backup and Recovery
60. Software Communications
61. Access to Network Operating Systems Software and Facilities
62. Data Encryption and Filtering
63. Internet Applications
64. Password Protection

Bagi yang mau download, silahkan klik link dibawah ini :
Download

Selasa, 18 September 2012

Arti Pesan Error Pada Website (401, 403, 404, 406, 500, 509)

Bagi para webmaster atau para pelaku teknologi informasi dan komunikasi kode error seperti 401, 403, 404, 406, 500, 509 bukan hal yang baru.

 Karena mereka sering mengalami hal-hal seperti ini dan mereka pun tahu jika hal itu terjadi. Namun bagi yang tidak tahu akan hal ini maka perlu tahu atau mengenal arti dari pesan error tersebut. Di bawah ini di jelaskan arti error tersebut bersama solusinya.


Error 401 : Unauthorized
Status ini menyatakan bahwa pengunjung website tidak memiliki hak akses untuk folder yang diproteksi oleh password.

Solusinya : Apabila Anda merasa ada kesalahan pada pengaturan proteksi folder, coba dicek kembali melalui menu Password Protect Directories di CPanel (control Panel) website anda.

Error 403 : Forbidden
Pada status 403, pengunjung sama sekali tidak dapat mengakses ke folder tujuan. Status 403 muncul disebabkan oleh kesalahan pengaturan hak akses pada folder.

Solusinya : Cek kembali hak akses dari folder tujuan. Tolong diingat juga, hak akses yang normal untuk folder adalah 755 (rwxr-xr-x).

Error 404 : Not Found

Status 404 menyatakan bahwa file atau halaman yang diminta tidak ditemukan dalam database suatu website. Mudahnya, link yang Anda cari tidak ada.

Solusinya :Pastikan file atau folder halaman sudah dan sukses di-upload ke account hosting, dan pastikan juga nama file atau link halaman tersebut sudah sesuai dengan nama file atau halamannya yang akan diakses (terutama pada penggunaan huruf besar dan kecil - case sensitive.

Error 406 : Not Acceptable

Status 406 menyatakan bahwa permintaan dari browser tidak dapat dipenuhi oleh server.

Solusinya : Segeralah hubungi pihak provider hosting anda untuk dimintai pertolongan menyelesaikan permasalahan ini jika anda belum bisa mengatasinya.


Error 500 : Internal Server Error

Status 500 menyatakan bahwa ada kesalahan konfigurasi pada account hosting.

Solusinya : Cek kembali file .htaccess pada account hosting Anda dan pastikan setiap barisnya sudah tertulis dengan benar sesuai dengan standard code-nya.

Error 509 : Bandwidth Limit Exceeded

Saya yakin, pastinya sudah banyak yang tahu problem code error ini. Menyatakan bahwa penggunaan bandwidth pada account hosting sudah melebihi batas atau biasa dikenal dengan sebutan OVER quota.

Solusinya : beli bandwidth tambahan atau upgrade paket hosting Anda.


Sekian :)

Jumat, 24 Agustus 2012

Cara Mematikan HandPhone Melalui SMS

Lama nggak Nge-Blog nih, lagi banyak urusan...
Hehehe

Back To Topic

Seperti judul diatas hari ini saya akan berbagi trik untuk mematikan HandPhone melalui SMS.

Pernahkah kalian menerima SMS yang begitu di buka maka handphone akan mati dengan sendirinya jika tombol di tekan ke bawah ?

Mengapa bisa mati?
"Karena handphone tidak dapat membaca file yang begitu berat" (itu menurut saya).

Tapi trik/cara mematikan handphone lewat SMS ini tidak berlaku untuk tipe ponsel yang memiliki GPRS, jadi buat HandPhone yang sudah 3G ati-ati ya :D
Bersyukurlah jika HandPhone kamu memiliki jaringan GPRS, karena trik tersebut tidak akan berhasil. Cara mematikan HandpPhone lewat SMS ini sudah saya tes di ponsel-ponsel produk N*kia yang tidak memiliki GPRS.

Baiklah sekarang saya akan berbagi trik rahasia mematikan HandPhone lewat SMS:
Untuk menjalankan trik ini kita tidak perlu memakai aplikasi apapun. Kita cuma mengetik kode format HandPhone. Silahkan copy kode format handphone berikut.




Setelah kodenya di copy silahkan kirim SMS ke nomor target dengan isi teks code yang sudah di copy


Warning:
* Jangan di gunakan untuk kejahatan. Trik ini saya share untuk menambah pengetahuan pembaca.
* Jangan kirimkan sms ini ke orang yang gaptek, karena ini bisa berakibat fatal.

SEMOGA BERHASIL

Kamis, 09 Agustus 2012

Cara Menambah HTTP Authentication Pada WP Login Menggunakan Nginx

Iseng aja lagi di ajarin ame temen ngoprek Wordpress (WP) di Nginx, pengen ditambahin HTTP Authentication biar orang gak asal "nyelonong" ke halaman loginnya.

ini ane share ilmunya, semoga bermanfaat :)

Note:
>> Nama domain : domainkamu.com

>> WP directory : /var/www/domainkamu.com/public_html/

>> URL/Directory yang mau di protect:
- url: domainkamu.com/wp-admin/* --> directory: /var/www/domainkamu.com/public_html/wp-admin/*
- url: domainkamu.com/wp-login.php* --> file: /var/www/domainkamu.com/public_html/wp-login.php
===> Maksudnya tanda bintang (*) adalah sebagai wildcard aja..

>> Tanda pagar (#) : Perintah yang diketikkan

dan langkah yg selanjutnya:

1. Install htpasswd utility dari Apache. Lho ?
Tenang, menginstall paket ini gak mengambil full dependency dari server Apache. Cuma dipake buat generate password aja koq.

# sudo apt-get install apache2-utils

2. Kemudian kita buat folder aja dulu, biar lebih rapi strukturnya.

# sudo mkdir ~/.terserah_nama_foldernya

Folder .terserah_nama_foldernya (emang terserah kamu aja sih mau kasih apa nama foldernya, itu hanya contoh :D ), fungsinya untuk menyimpan file ".terserah_nama_filenya", yang nantinya akan kita generate untuk membuat password yang terenkripsi.
Di sini penamaan file dan folder kita gunakan tanda titik (.) di awal, you know laahh.. "hidden files".



3.  Sekarang kita generate password pake htpasswd utility dari Apache yang udah kita install tadi. Di sini untuk pembuatan username saya pake "terserah_nama_usernya".
Lagi-lagi, emang terserah kamu aja namanya, fleksibel aja kok.
Kalau untuk "nama_direktori_user_kamu" ya tergantung username kamu yang dipakai di linux itu sendiri.

# sudo htpasswd -c /home/nama_direktori_user_kamu/.terserah_nama_foldernya/.terserah_nama_filenya terserah_nama_usernya

New password: <-- masukkan password untuk username kamu
Re-type new password: <-- masukkan kembali password untuk username kamu
Adding password for user terserah_nama_usernya

===> Lihat baik-baik, bahwa sekarang sudah ada folder ".terserah_nama_foldernya" dan berisi file ".terserah_nama_filenya".

Cek aja:
# ls -la .terserah_nama_foldernya


4. Selanjutnya kita akan setting hak milik dan akses folder dan file tersebut, agar bisa diakses oleh group www-data, dimana merupakan web server Nginx itu sendiri.

# sudo chown -R root:www-data /home/nama_direktori_user_kamu/.terserah_nama_foldernya

# sudo chmod -R 650 /home/nama_direktori_user_kamu/.terserah_nama_foldernya


5. Oke.. sekarang kita buka konfigurasi Nginx dari website kita itu.

# sudo nano /etc/nginx/sites-available/domainkamu.com

Nahh, tambahkan kira-kira di antara bagian berikut ini (yg cetak tebal).

server {
listen   80;
server_name www.domainkamu.com;     
root /var/www/domainkamu.com/public_html/;     
index index.php index.html;

[.....]

# Perlindungan aman url halaman login       
location ~* ^/wp-login.php$ {               
auth_basic            "Restricted";               
auth_basic_user_file /home/nama_direktori_user_kamu/.terserah_nama_foldernya/.terserah_nama_filenya; 
fastcgi_pass 127.0.0.1:9000;               
fastcgi_index index.php;               
fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;               
include fastcgi_params;       
}

# Perlindungan aman folder wp-admin, termasuk halaman login       
location ^/wp-admin/(.*)\..*$ {               
auth_basic            "Restricted";               
auth_basic_user_file /home/nama_direktori_user_kamu/.terserah_nama_foldernya/.terserah_nama_filenya; 
fastcgi_pass 127.0.0.1:9000;               
fastcgi_index index.php;               
fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;               
include fastcgi_params;       
}

[.....]

}

===> Lihat baik-baik di baris ini:
fastcgi_pass 127.0.0.1:9000;

===> Sekedar catatan aja, di server saya PHP-FPM listening pake UNIX socket (biar gak overhead di TCP), jadinya kalau settingan PHP-FPM saya sama dengan kamu, maka di baris tersebut diganti menjadi seperti ini:
fastcgi_pass unix:/var/run/php5-fpm.sock;

Silahkan disesuaikan saja.. :-)


6. Finally, silahkan reload Nginx.

# sudo /etc/init.d/nginx reload


Yaaa... selesai.
Sekarang buka url halaman login wp kamu, dalam contoh ini:
domainkamu.com/wp-admin atau domainkamu.com/wp-login.php

Seharusnya sekarang kamu sudah diminta untuk mengisikan username dan passwordnya. ;-)

- Username dalam contoh ini adalah: terserah_nama_usernya
- Passwordnya?? jangan bilang lupa. Itu lho, yang tadi kamu ketik di langkah nomor 3 tadi.

sekian dan semoga bermanfaat :)